Rabu, 08 Mei 2013

Dongeng Kucing dan Kambing

"Dongeng Kucing dan Kambing"

suatu hari kucing melewati lapangan berisi sekawanan kambing. mereka bau! kucing sampai mau pingsan. ia melihat para kambing tetap makan dan tidur santai dengan bau seperti itu, maka ia menahan napas dan bertanya kepada salah satu kambing, "apa kalian masih bisa bernapas dengan bau kalian?"

si kambing menjawab, "bau apa?"

"bau kalian! kalian bau tau.. sadar ngga sih?" kucing setengah sebal mengira kambing pura-pura bodoh.

"kami tidak bau tuh. hidungmu yang aneh" jawab kambing santai. setelah itu si kambing melanjutkan makan rumput.

kucing terkesima. kambing hidup dengan baunya sejak ia kecil, tentu saja mereka tidak merasakan bau. hidung mereka telah menjadi lebih kuat. kucing juga mau punya hidung yang kuat seperti hidung kambing!

maka selama beberapa hari kucing melakukan kegiatan bersama dengan para kambing. ia ingin bau-nya seperti bau para kambing. dengan terbiasa berada di lingkungan kambing, ia yakin hidungnya akan menjadi sekuat hidung kambing. kucing tidak peduli tentang seberapa sering ia harus pingsan atau muntah karena tidak tahan dengan bau kambing.

sebulan telah berlalu, kini bau kucing telah sama dengan bau kambing. tapi ada yang aneh. kini ia tidak tahan dengan bau tubuhnya sendiri. hidung kucing kelewat sensitif rupanya.

akhirnya kucing menyadari bahwa berada di dekat kambing, ia bisa berbau kambing. tapi untuk merubah dirinya menjadi kambing, walaupun hanya hidungnya saja, itu tidak akan mungkin.

kini kucing harus menghadapi bau tubuh yang tak bisa ditangani hidungnya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar