Rawa itu sepi sejak bebek pergi meninggalkan teman satu2nya
disana, kodok. Kodok pun bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Setelah lama bingung, ia memutuskan untuk pergi dari rawa juga.
Dalam
perjalanan kodok bertemu kucing. Kucing sangat bingung melihat kodok.
Kodok merasa terancam, seketika itu juga kucing bersiap menerkamnya
dengan cakar2. Kodok melompat menghindar ketakutan. Kucing pun terlihat
makin heran.
"Kamu kenapa lompat-lompat? Ribet banget! Coba
berjalan saja yg lebih mudah", kata kucing pada kodok. Sekarang gantian
kodok yang heran. Kucing coba mencontohkan dan kodok perlahan mengikuti.
Berkali-kali kodok mencoba, tapi dia tidak bisa berjalan.
"Aku melompat saja..." Kata kodok sopan.
"Oh,
oke. Aku bingung saja kenapa ada yang mau melakukan hal sulit seperti
melompat padahal ada hal yg lebih mudah seperti berjalan. Apa pahamu
tidak pegal?" Si kucing menanggapi.
"Pahaku tidak pegal, justru sakit saat mencoba berjalan tadi" jawab kodok.
"Benarkah? Aneh..."
Kodok melihat kucing. Kucing dengan mudah berjalan. Kodok melihat dirinya. Dia dengan mudah melompat.
"Iya
aneh, kenapa satu hal bisa menjadi sangat mudah bagi satu orang tapi
jadi sangat sulit untuk yang lain?" Kodok bertanya-tanya.
"Yasudahlah... Kamu siapa dan mau kemana?" Tanya kucing.
"Aku kodok, mau kemana? Ng... Belum kutentukan..." Jawab kodok sedikit ragu.
"Aku
kucing, dan berhubung kamu terlihat menyenangkan aku ikut kamu saja.
Ayo bersama kita menuju 'Belum Kutentukan' itu!! ^0^" ucap kucing riang.
Kodok pun senang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar